Kalori Astor Semua Merk : Astor, Kugi, Gerry, Recheese dan Delfi

Bungkus Depan Astor

Kalori Astor – Astor dalam bahasa kerennya sering disebut sebagai wafer stick atau wafer roll. Astor sebenarnya adalah wafer atau crepes, bentuknya bulat lonjong menyerupai stick, teksturnya renyah, dan biasanya berisi krim.

Astor tersedia dalam bentuk kemasan , toples dan juga box. Varian rasa stor terletak pada krim bagian tengahnya, seperti coklat, strawberry, keju dan ada sebagian produk yang menggunakan blueberry.

Astor dengan produk yang berkualitas ditandai dengan bentuknya yang utuh, tidak mudah hancur dan krimnya yang melimpah. 

Di Indonesia banyak sekali produk astor, mulai dari kemasan kecil hingga kemasan toples. 

Varian yang disediakan bermacam-macam, akan tetapi hanya beberapa produk yang populer di Indonesia, antara lain:

  • Astor 
  • Kugi
  • Gerry
  • Richeese
  • Delfi

Dari masing-masing produk astor diatas memiliki ciri-ciri yang berbeda, varian rasa yang ada juga berbeda bahkan kemasan yang dijual dipasaran juga berbeda. 

Pada artikel ini, selain membahas perbedaan dari ciri-ciri produk astor, kita akan membahas perbandingan kalori pada masing-masing produk astor.

Perbandingan Kalori Astor

Berikut adalah perbandingan dari kalori masing-masing produk astor.

PorsiProdukKalori
26 gramMayora Astor130 Kalori
13 gramAstor Wafer stick chocolate120 Kalori
18 gramAstor Single90 Kalori
25 gramAstor Wonderful Sensation Chocolate120 Kalori
25 gramAstor Milky Sensation120 Kalori
25 gramAstor Matcha120 Kalori
100 gramKugi Cappucino Wafer Stick487 Kalori
100 gramKugi Chocolate Wafer Stick487 Kalori
100 gramKugi Vanilla Milk Wafer Stick487 Kalori
100 gramKugi Strawberry Wafer Stick504 Kalori
10 gramRicheese Rolls Cheese Wafer stick40 Kalori
10 gramRicheese Rolls Chocolate Wafer stick40 Kalori
16 gramGery Chocolatos80 Kalori
30 mlDelfi Twister Mini Black140 Kalori
30 gramDelfi Twister Mini Choco140 Kalori
20 gramDelfi Twister Thin Vanilla100 Kalori

Dari data diatas, kita dapat mengetahui bahwa masing-masing produk astor memiliki jumlah kalori yang berbeda. Perbedaan kalori yang ada dapat disebabkan karena jumlah komposisi atau bahan yang digunakan.

Selain itu, kandungan selai yang ada di dalam astor juga mempengaruhi besar kecilnya kandungan kalori. Semakin besar porsi yang dimiliki, semakin besar pula kandungan kalorinya.

Komposisi Utama Astor

Komposisi utama atau bahan pokok yang digunakan pada astor pada umumnya adalah sama. Yang membedakan hanyalah komposisi tambahan seperti pewarna, perasa dan juga toping pada astor.

Komposisi utama pada astor adalah sebagai berikut:

  • Gula
  • Tepung terigu
  • Minyak nabati
  • Susu Bubuk
  • Kakao Bubuk
  • Garam

Setiap astor, meskipun dari produk yang berbeda, dapat dipastikan didalamnya mengandung komposisi diatas. Contoh dari komposisi dapat dilihat pada salah satu bungkus astor berikut:

Komposisi Astor
Komposisi Astor

Sumber Kalori Astor

Sumber kalori adalah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh yang mampu menghasilkan kalori, yang kemudian melalui proses metabolisme diubah menjadi energi.

Pada astor, sumber kalori didapat dari komposisi atau bahan yang digunakan. Astor adalah salah satu cemilan manis, makan sudah dapat dipastikan  bahwa salah satu sumber kalorinya adalah gula.

Berikut adalah sumber kalori yang ada pada astor:

  • Gula
  • Tepung terigu
  • Minyak Nabati
  • Susu bubuk
  • Kakao bubuk

Dilihat dari nilai gizinya, kandungan terendah dari astor adalah protein, sedangkan kandungan terbanyak adalah karbohidrat. 

Gula berada di posisi atas, hal ini menandakan bahwa gula menyumbang cukup banyak pada kandungan gizi astor. Kandungan gula bisa didapat dari gula pasir yang digunakan dan juga susu buku yang ada pada bahan pembuatan astor.

Apakah Astor Cemilan Yang Harus Dihindari Saat Diet?

Saat menjalankan diet, kebanyakan orang akan menghindari cemilan manis termasuk astor. Sebenarnya, menurut dr. Shieny Agustin pada laman Alodokter.com, cemilan manis tidak perlu dihindari, hanya perlu adanya batasan dan aktivitas yang sepadan.

Astor bukanlah satu satunya penyebab kegemukan, banyak makanan lain yang dapat meningkatkan kegemukan lebih cepat. Kandungan gula dalam astor, masih termasuk aman dari batasan asupan kandungan gula. 

Akan tetapi, meskipun masih dalam kategori aman, astor tidak boleh dikonsumsi setiap hari dalam jangka waktu yang panjang. Karena kandungan gula yang awalnya sedikit dapat menumpuk jika setiap hari ditambah. 

Selain itu, sebagai konsumen kita harus pandai memilih astor dengan kandungan gula yang tidak begitu banyak dengan melihat tabel gizi pada kemasan. 

Efek Samping Mengonsumsi Astor Yang Berlebih

Salah satu komposisi terbesar pada astor adalah gula dan toping yang paling banyak digunakan adalah coklat. Jika dikonsumsi secara berlebih dapat menimbulkan efek negatif pada kesehatan.

Berikut adalah efek samping astor jika dikonsumsi secara berlebih:

1 . Meningkatkan obesitas

Gula yang berlebih akan disimpan dalam bentuk lemak oleh tubuh,jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan menyebabkan obesitas.

2. Merusak kesehatan gigi

Makanan dengan kandungan gula yang tinggi, jika dibiarkan akan menyebabkan gigi berlubang, sehingga gigi akan mudah rapuh

3. Meningkat resiko hipertensi

Kandungan gula yang berlebih selain dapat menyebabkan obesitas, juga mampu meningkatkan kadar gula dalam darah, sehingga dapat menyebabkan resiko darah tinggi atau hipertensi

Tips Sehat Konsumsi Astor

dr. Andreas Wilson Setiawan membagikan beberapa tips mengonsumsi astor agar tidak menimbulkan efek samping pada kesehatan, tipsnya antara lain:

1 . Pilih jenis astor yang rendah kalori

Beberapa produk mencantumkan nilai gizi pada kemasannya, memilih astor dengan kalori yang rendah adalah hal yang tepat untuk dilakukan.

2. Memilih waktu yang tepat

Agar tubuh tetap berenergi, disarankan mengonsumsi astor 2 sampai 3 kali sehari, jika aktivitas tidak terlalu banyak disarankan sekali saja, dan hindari mengonsumsi astor di malam hari.

3. Porsi secukupnya

Jangan mengonsumsi melebihi batas, artinya jika sudah merasa puas dan kenyang disarankan untuk berhenti.

Tinggalkan komentar