Kalori Ayam Jamur : Nasi, Tanpa Nasi, Kecap, Teriyaki, Dll

Foto Ayam Jamur

Kalori Ayam Jamur – Kreasi olahan ayam memang tidak ada habisnya. Selain mudah diolah, ayam memang menjadi salah satu jenis protein yang cocok dikombinasikan dengan berbagai sayuran termasuk jamur.

Seringkali ayam jamur dijadikan alternatif masakan yang praktis namun kaya nutrisi. Cara membuatnya pun sangat mudah karena hanya membutuhkan bahan-bahan yang sederhana.

Ada beberapa variasi olahan ayam jamur yang bisa anda coba. Namun sebelum itu, ada baiknya anda mengetahui daftar kalori dari ayam jamur berikut ini.

Daftar Kalori Ayam Jamur

Nama MakananKalori
Ayam Jamur Kecap Dengan Nasi510 kalori
Ayam Jamur Kecap Tanpa Nasi276 kalori
Ayam Jamur Teriyaki246 kalori
Ayam Jamur Lada Hitam266 kalori
Ayam Jamur Cabe Ijo294 kalori
Ayam Jamur Pedas294 kalori
Ayam Jamur Saus Mentega279 kalori

Total kalori yang dihasilkan oleh Ayam Jamur sebenarnya tergantung dari resep yang digunakan. Sedangkan masing-masing resep mengandung kalori yang berbeda-beda. Kami menggunakan takaran kami sendiri untuk mengukur jumlah kalorinya.

Cara Membakar 246 Kalori Ayam Jamur

Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan untuk membakar kalori ayam jamur, antara lain :

KeteranganWaktu
Belanja68 Menit
Yoga68 Menit
Gym Ringan33 Menit
Taekwondo29 Menit
Lompat Tali20 Menit
Treadmill25 Menit
Aerobik29 Menit

Sumber Utama Kalori Pada Ayam Jamur

Pada dasarnya semua jenis makanan yang masuk kedalam tubuh selalu mengandung kalori. Kalori pada suatu masakan tidak hanya berasal dari bahan pokok seperti daging atau ikan saja, melainkan bisa berasal dari bahan-bahan pendukungnya.

Adapun sumber kalori utama pada ayam jamur adalah  :

  • Ayam
  • Minyak
  • Garam
  • Gula
  • Saus

Perlu diingat bahwa setiap resep mengandung takaran yang berbeda-beda, bisa lebih banyak atau lebih sedikit. Oleh karena itu kalori yang dihasilkan juga tidak akan sama.

Benarkah Mengonsumsi Ayam Jamur Bisa Menurunkan Berat Badan ?

Ayam jamur merupakan salah satu hidangan yang mengandung berbagai nutrisi. Biasanya ayam jamur dimasak dengan cara ditumis dalam waktu yang singkat sehingga seringkali disebut sebagai makanan praktis dan lebih sehat. 

Pada dasarnya cara mengolah suatu makanan dapat berpengaruh pada kandungan nutrisi didalamnya. Misalnya suhu yang tinggi akan merusak kandungan gizi dalam suatu makanan. Sebaliknya memasak pada suhu yang tinggi justru dapat meningkatkan zat beracun pada makanan. 

Tumis ayam jamur sebenarnya menjadi alternatif makanan yang sehat karena mengandung protein serta serat. Protein dan serat ini memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, terutama bagi seseorang yang sedang menjalani program diet.

Berdasarkan penjelasan dari dr. Fadhli Rizal Makarim yang dikutip pada laman halodoc.com, ada berbagai manfaat dari mengonsumsi lebih banyak protein pada saat diet yaitu : 

1. Mengubah Kadar Hormon Pengatur Berat Badan

Pada dasarnya bagian otak yaitu hipotalamus merupakan bagian otak yang berpengaruh dalam mengontrol fungsi tubuh termasuk  mengatur berat badan.

Mengonsumsi lebih banyak asupan protein pada saat diet dapat membantu meningkatkan kadar hormon kenyang GLP-1, peptide peptiden kadar kolesistokinin, dan mengurangi hormon ghrelin yang dapat memicu rasa lapar.

2. Protein Membantu Tubuh dalam Membakar Kalori

Mengonsumsi protein lebih banyak pada saat diet bermanfaat untuk meningkatkan proses metabolisme kalori tubuh akan lebih cepat terbakar, termasuk dalam keadaan tidur.

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa mengonsumsi lebih banyak protein pada saat diet mampu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar yaitu mencapai 80-100 kalori per hari sehingga berat badan lebih cepat turun.

3. Mengurangi Nafsu Makan

Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi dapat membuat tubuh kenyang lebih lama dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi lebih banyak karbohidrat. Dengan demikian, nafsu makan seseorang akan berkurang.

4. Mencerna dan Membantu Proses Metabolisme Tubuh

Efek termik (thermic effect of food/TEF) merupakan suatu kondisi dimana makanan akan dicerna dalam proses metabolisme. Penelitian menyebutkan bahwa protein memiliki efek termal yang lebih tinggi yaitu 20-30% daripada jenis nutrisi lainnya seperti karbohidrat dan lemak.

Artinya mengonsumsi protein dapat meningkatkan proses metabolisme sehingga kalori yang masuk kedalam tubuh akan lebih mudah terbakar.

5. Mencegah Turunnya Massa Otot Akibat Diet

Biasanya setiap proses diet yang dilakukan tidak hanya berpengaruh pada penurunan berat badan, melainkan juga penurunan massa otot. 

Hal ini tidak berlaku ketika anda mengonsumsi lebih banyak protein pada saat diet, karena protein justru akan membantu anda dalam menjaga kecepatan metabolisme tanpa menurunkan massa otot.

Demikianlah pembahasan tentang kalori dari ayam jamur. Perlu diingat bahwa untuk memaksimalkan program diet, anda harus memperhatikan cara memasaknya. 

Anda bisa mengganti minyak sayur dengan minyak kelapa sehingga kalori yang dihasilkan bisa berkurang. Anda juga bisa mengurangi asupan karbohidrat saat mengonsumsi ayam jamur untuk membantu kelancaran program diet yang anda jalani. Semoga bermanfaat !

Tinggalkan komentar